Santai saja


_oleh : Rendy Saputra_

Yang membuat hati gondog adalah apabila perbuatan yang kita anggap baik ternyata tidak berbalas sesuai yang diharapakan.

Apresiasi yang baik tak kunjung hadir. Sekedar ucapan terima kasih pun tidak. Lebih parah daripada itu, terkadang niat berbuat baik malah mengundang celaan dan gunjingan orang.

Rasa ini hadir karena kita lepas dari kalimat Allah didalam Al Quran. Ar-Rahman[55] : 60,

هَلْ جَزَاۤءُ الْاِحْسَانِ اِلَّا الْاِحْسَانُۚ

Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula).

Allah azza wa jalla sudah menjanjikan, bahwa tidak ada balasan untuk kebaikan kecuali kebaikan itu pula.

Tidak ada balasan untuk amal sholih Anda kecuali ketenangan hidup di dunia.

Tidak ada balasan untuk amal menolong orang lain kecuali hadirnya pertolongan Allah kepada kehidupan Anda.

Tidak ada balasan atas kesabaran kehilangan kecuali Allah mengganti dengan yang lebih baik.

Tidak ada balasan dari amal dakwah Anda kecuali Allah mengganjar setiap objek dakwah yang beramal dengan pahala yang sama.

Tidak ada balasan dari sedekah Anda, kecuali Allah lapangkan kehidupan Anda.

Maka semua pasti berbalas. Tidak ada balasan untuk setiap kebaikan kecuali kebaikan itu sendiri yang kembali kepada Anda.

Plong ajah. Setelah berbuat baik. Lupakan. Bergerak lagi ke amal sholih berikutnya. Pasti berbalas baik. Jangan mengharapkan pujian makhluk, balasan makhluk, pengertian makhluk. Tidak pernah akan sempurna penilaiannya.

Plong ajah. Melakukan kebaikan, plongin aja. Los kan. Lemesin. Gak usah dibawa tegang. Just do it and then forget it.

Rendy Saputra Al Banjari
Guru Ngaji

*Risalah Masjid Cahaya*
_Sabtu, 22 Juni 2019_

Comments

Popular posts from this blog

SEUNTAI DO'A PAGI

Bila Kematian Tiba